Jokowi Jadi Presiden Akan meningkatkan Pasar Saham - IHSG - Octafx

Jokowi Jadi Presiden Akan meningkatkan Pasar Saham - IHSG - Octafx

Presiden JOKOWI Untuk Indonesia IB Octafx Share rebate Terbesar

Pasar saham yang bergairah setelah pencapresan Joko Widodo diperkirakan akan semakin menarik minat pemodal jika PDIP bisa memilih cawapres yang tepat.
"Sekarang ini nanti (pasar) melihat kebijakan Jokowi seperti apa, atau wapresnya siapa, atau seperti apa kebijakan Jokowi dan wapres. Baru melihat lagi ekonomi kita bergerak," kata Kepala Ekonom Danareksa Research Institute, Purbaya Yudhi Sadewa, berbincang dengan wartawan di Kantor Kemenko, Jakarta, Rabu (19/3/2014).
Purbaya menilai siapa cawapres Jokowi menjadi penting, lantaran kenaikan pasar bursa hanya bersifat sementara. Purbaya menilai, kenaikan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terlalu tinggi, mencapai kenaikan lebih dari 150 poin. Ini menimbulkan kekhawatiran adanya profit taking, lantaran harga saham menembus batas atas yang terlampau mahal.
"Pasti ada koreksi satu, dua, tiga hari. Bursa saham selalu naik turun. Kalau enggak perusaaan broke rate, enggak untung," ucapnya.
Siapa cawapres Jokowi menjadi penting, lantaran ia menilai selama ini Jokowi hanya terkenal akan kebijakan yang populis. "Saya belum pernah lihat kebijakan ekonomi Jokowi seperti apa. Kalau yang diomongkan hanya populis saja, dalam jangka pendek bisa laku, tapi jangka panjang tidak bisa dengan Presiden populis," tukasnya.
Figur pendamping Jokowi baru diketahui setelah tanggal 7-9 Mei 2014. Presiden Direktur PT Syailendra Capital, Jos Parengkuan, menilai lamanya pengumuman pendamping Jokowi menimbulkan ketidakpastian politik bagi pelaku pasar.
"Seberapa besar chemistry antara Jokowi dan cawapresnya? Apakah Jokowi mampu mengendalikan wapres untuk mengikuti gaya kepemimpinannya. Apakah wapres bisa mengeksekusi kebijakan Jokowi?" imbuhnya. (Estu Suryowati)